PNUP Tuan Rumah Asean Youth in Action 2018

Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah program ASEAN Youth in Action (AYIA) 2018.

Pembantu Direktur IV PNUP, Tri Hartono, LRSC M Chem Eng yang menangani bidang kerja sama dan hubungan industri, mengatakan pihaknya memang selalu rutin berpartisipasi dalam setiap kegiatan atau program yang diadakan oleh Singapore Polytechnic (SP) tersebut.

“Kami memberikan apresiasi yang besar atas kepercayaan yang diberikan kepada PNUP sebagai tuan rumah,” katanya, Senin (12/3/2018)

Melalui program AYIA ini dapat dibangun karakter mahasiswa secara langsung, karena memadukan sisi akademik dan sisi humanis, karena akan ada satu sesi di mana semua peserta AYIA 2018 berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal dengan suasana pedesaan di Malino yang tentu saja menjadi pengalaman luar biasa,” lanjut dia.

Program yang diorganisir oleh Singapore Polytechnic (SP) dan Republic of Korea (ROK) merupakan kolaborasi Singapore Polytechnic dengan beberapa partner institusi perguruan tinggi dari 10 negara ASEAN dan ROK.

Seluruh rangkaian kegiatan AYIA 2018 akan dilaksanakan selama empat minggu, terbagi menjadi dua minggu di negara ASEAN pelaksana dan dua minggu di Singapura.

Untuk di Indonesia, sebagai negara ASEAN pelaksana, PNUP terpilih sebagai tuan rumah program AYIA 2018 selama dua minggu (11-24 Maret) yang pelaksanaannya akan dilakukan di Makassar dan Malino.

Sementara, Kepala International Office PNUP, Sitti Sahriana, SS., M. App. Ling., mengatakan, program AYIA 2018 bertujuan agar semua partisipan mampu berinteraksi dan belajar dari sesama peserta AYIA 2018, mampu memahami dan menghargai perbedaan budaya, dan mampu mempromosikan tanggung jawab sosial dengan cara berkontribusi ke komunitas lokal.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari sebelas negara yaitu sepuluh negara ASEAN dan Korea Selatan. Terdapat lima perguruan tinggi yang akan bertindak sebagai tuan rumah kegiatan ini yaitu Ho Chi Minh City College of Economics (Vietnam), Rajamangala University of Technology Thanyaburi (Thailand), Bulacan State University (Filipina), Politeknik Negeri Ujung Pandang (Indonesia), dan Singapore Polytecninc (Singapura).

Program AYIA 2018 yang diselenggarakan oleh Singapore Polytechnic dan didukung pembiayaan dari ASEAN-ROK Future Oriented Cooperated Fund akan berlangsung selama 2 minggu di Indonesia.

Peserta AYIA 2018 Indonesia terdiri atas 28 mahasiswa yang berasal Singapura (2 partisipan), Korea (3 partisipan), Thailand (2 partisipan), Malaysia (3 partisipan), Brunei Darussalam (2 partisipan), Laos (2 partisipan), Kamboja (3 partisipan), Myanmar (3 partisipan), Vietnam (2 partisipan), Philipina (3 partisipan), dan Indonesia (3 partisipan).

Selain melibatkan mahasiswa sebagai peserta, program AYIA 2018 juga melibatkan 4 dosen PNUP yang bertindak sebagai fasilitator. Selain aktifitas di Makassar, semua peserta dan fasilitator AYIA 2018 juga akan melakukan kegiatan community service di Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Malino, Kabupaten Gowa.

Berita Terkait